Lompat ke konten

Mahyra Utama Sejahtera Usung Yodium untuk Petani Garam di Indonesia

Menjaga keseimbangan dan kesehatan tubuh merupakan hal yang diinginkan semua orang. Pola makan sangat berpengaruh pada kebugaran dan kesehatan, tentunya dalam hal memilih bahan makanan, tambahan komposisi bahan yang kita olah juga menjadi hal utama.

Komposisi bahan makanan apakah yang paling sering kita jumpai pada dapur keluarga kita?

Nasi, sayur, lauk semuanya tidak pernah lepas dari menu dipiring kita semua.

Mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi adalah dambaan semua insan. Apakah makanan yang kita konsumsi sudah sehat dan bergizi, mengandung berbagai macam vitamin dan mineral yang cukup? Sering tidak kita sadari ternyata setiap hari kita membutuhkan banyak sekali sumber vitamin dan mineral. Bagaimana bisa? Darimana itu semua bisa kita dapatkan?

Tenang bestie…., Kita akan bahas salah satu komposisi bahan makanan yang sangat penting untuk tubuh.

Sayur asem, sayur lodeh, sayur sop, kuah rawon, kuah bakso, sampai dengan mie instan? Tentu saja kita taak asing dengan makanan-makanan tersebut. Semua sama-sama punya rasa asin dan gurih. Perlu kita bayangkan bersama jika semua masakan itu tanpa rasa asin? Cocok kah dengan lidah kita? Mayoritas dari kita sudah tentu akan merasa sangat aneh, jika masakan tanpa adanya rasa asin.

Sumber rasa asin sendiri sudah tentu berasal dari garam. Di setiap masakan yang kita olah atau kita makan sedikit banyaknya pasti menggunakan garam sebagai penyeimbang rasa makanan. Begitu pentingkah garam sebagai komposisi yang harus ditambahkan pada menu makanan kita bersama?

Sangat sangat penting!!!

Apakah garam juga mengandung vitamin? Tentu dong…. Garam yang bagaimana yang harus dipilih? Bukan garam yang sembarangan namun garam yang mengandung yodium.

Mengapa demikian?

Gangguan akibat kekurangan yodium (GAKY) memiliki dampak  yang sangat luas bagi tubuh manusia, baik fase anak-anak, remaja, bahkan sampai usia dewasa, mulai dari munculnya penyakit gondok, gangguan pertumbuhan fisik dan mental pada anak,  gangguan kehamilan sampai pada keguguran pada ibu hamil, premature, cacat bawaan sampai kematian, dan berdampak pada hipoteroid. Karenanya, sangat penting bagi kita semua untuk memenuhi kebutuhan garam beryodium dalam keseharian.

Kalium Iodat (KIO3)  merupakan fortifikasi yang ditambahkan ke dalam garam konsumsi beryodium.

Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) dapat dicegah dengan mengkonsumsi garam dapur yang mengandung yodium ke dalam tubuh. Garam harus memenuhi persyaratan Standar Nasional Indonesia (SNI) dengan kadar kalium iodat (KIO3) 30 ppm. Sehingga, garam beryodium ini memiliki peran penting bagi tubuh manusia.

Koperasi Mahyra Utama Sejahtera kini hadir untuk memenuhi kebutuhan KIO3  sebagai zat campuran garam beryodium untuk masyarakat Indonesia. Upaya ini juga dibarengi dengan telah tuntasnya para anggota mengikuti pelatihan KIO3 dan mendalami titrasi garam pada tanggal 30 Januari – 1 Februari 2022 lalu yang diselenggarakan di hotel Ibis Kota Malang.

1 tanggapan pada “Mahyra Utama Sejahtera Usung Yodium untuk Petani Garam di Indonesia”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *